Masih Kurang Pas Gantikan WhatsApp, Ini Kelemahan Aplikasi BiP

- 20 Januari 2021, 22:19 WIB
Aplikasi BiP kuasai pasar Timur Tengah.
Aplikasi BiP kuasai pasar Timur Tengah. /Tangkap layar Play Store/

JAKPUSNEWS.com - Aplikasi BiP dirasa masih kurang pas dan ada beberapa kelemahan gantikan posisi WhatsApp untuk chat.

WhatsApp mengumumkan kebijakan privasi baru, banyak penggunanya yang protes dan memilih mencari aplikasi pesan instan lain, seperti aplikasi BiP, Signal dan Telegram.

Aplikasi BiP ini dikembangkan oleh operator seluler asal Turki, Turkcell, sejak tahun 2013. Turkcell mengeklaim, aplikasi chat buatannya itu sudah digunakan di 192 negara yang sebagian besar berada di Eropa.

Baca Juga: Selain Signal Ada Aplikasi BiP Pengganti WhatsApp yang Viral di Indonesia

Tercatat pada tahun 2020, aplikasi BiP disebutnya memiliki lebih dari 10 juta pengguna aktif bulanan.

Usai kontroversi kebijakan privasi WhatsApp, pengguna aplikasi BiP tiba-tiba melejit tinggi.

Setiap hari dilaporkan ada sekitar 2 juta pengguna baru telah bergabung menggunakan aplikasi BiP.

Baca Juga: SnackVideo. Apliaksi Baru Untuk Para Kreaor Berkarya

General Manager Turkcell, Murat Erkan mengatakan, angka tersebut melebihi jumlah unduhan sebelum 6 Januari, di mana WhatsApp memperbarui persyaratan privasinya.

Dengan situasi seperti ini, jumlah orang yang mengunduh aplikasi BiP telah mencapai 60 juta dan dalam beberapa bulan ke depan diprediksi akan mencapai lebih dari 100 juta pengguna.

Halaman:

Editor: Anggie Ariesta


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X