Intip Koleksi JYK di Milan Fashion Week 2021: Batik Durian Lubuklinggau dalam Gaya Punk Era 70-an

- 13 Oktober 2021, 19:48 WIB
Intip Koleksi JYK di Milan Fashion Week 2021:  Batik Durian Lubuklinggau dalam Gaya Punk Era 70-an
Intip Koleksi JYK di Milan Fashion Week 2021: Batik Durian Lubuklinggau dalam Gaya Punk Era 70-an /


JAKPUSNEWS.com - 
JYK yang merupakan label fesyen berbasis di Jakarta, Indonesia meluncurkan debut koleksi dalam fashion show di Milan Fashion Week pada tanggal 21 September 2021 di Palazzo Visconti di Modrone, Milan, Italia.

Dengan mengangkat tema Revolutionary Hope, koleksi Spring-Summer 2022 yang terdiri dari 10 look ini terinspirasi dari gaya Punk era 70-an yang dipadukan untuk pertama kalinya dengan kain tradisional batik.

Mengapa kami memilih Milan? Milan sebagai kota mode dunia bagai rumah kedua bagi saya.  Setidaknya saya telah memiliki networking dan menguasai medannya. Saya seringdengar istilah “All the most beautiful woman in the world came to Milan, baik karena culture, culinary, atau fashion-nya. Milan sangat terbuka dengan budaya Indonesia, termasukbatik. Kami yakin dapat lebih optimal mempromosikan Indonesian heritage di pasar global melalui kota ini, termasukkeindahan batik Indonesia,” papar Jenny Yohana Kansil sebagai desainer label JYK.

Baca Juga: Ajak Masyarakat Mengolah Sampah Dengan Benar, Otsuka Perkenalkan Ecovillage Program

Tema Revolusioner Hope dimaknai sebagai suatu harapan dengan menyesuaikan diri terhadap perubahan dalam hidup.

Koleksi ini adalah ekspresi bangkit dari pandemi global Covid-19 dengan melakukan perubahan yang signifikan danmembuat harapan baru; sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk semua makhluk hidup.

Dalam koleksi ini, harapan diwakili oleh motif lingkaran atau bentuk bulat dan juga dalam teknik pola. Bentuk lingkaran berarti perlindungan yang utuh.

Baca Juga: Saham BBCA Harga Baru Sudah Bisa Dibeli Mulai Hari Ini, Serbu!

Terinspirasi oleh filosofi batik motif durian, koleksi perdana JYK ini mengekspos keunikan kreasi motif buah durian dan bunganya yang menjadi hak paten dari Batik Lubuklinggau, batik tulis modern yang dibuat oleh Yetty Oktarina Prana yang biasa disapa Rina Prana, Istri Walikota Kota Lubuklinggau di Sumatera Selatan.

Kota Lubuklinggau dikenal sebagai penghasil buah durian yang unggul.

Halaman:

Editor: Andy Aris


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X