Wajib Lampirkan Bukti Booking Tempat Selama di Indonesia, SE Terbaru Satgas Covid-19 Perjalanan Internasional

- 14 Oktober 2021, 11:30 WIB
ILUSTRASI - Perjalanan Internasional, Satgas Covid-19 keluarkan SE baru, syarat haru punya bukti kode booking diamana akan tinggal di Indonesia
ILUSTRASI - Perjalanan Internasional, Satgas Covid-19 keluarkan SE baru, syarat haru punya bukti kode booking diamana akan tinggal di Indonesia /Kemenparekraf/Baoarekraf

Jakpus News - Satgas Penanganan Covid-19 keluarkan Surat Edaran No. 20 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Kebijakan ini efektif berlaku mulai tanggal 14 Oktober 2021 sampai waktu yang ditentukan kemudian dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan perkembangan terakhir di lapangan atau hasil evaluasi dari kementerian/lembaga terkait.

Dengan diberlakukannya SE No. 20/2021 ini maka SE No 18/2021, Addendum Surat Edaran Nomor 18 tahun 2021, dan Addendum Kedua Surat Edaran No.18 Tahun 2021 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Baca Juga: Pengumuman Lulus Seleksi PT KAI, Ini Dia Mereka yang Lolos, Buka recruitment.kai.id

Surat Edaran ini dimaksudkan untuk menerapkan protokol kesehatan terhadap pelaku perjalanan internasional pada masa pandemi COVID-19. Tujuannya untuk melakukan pemantauan, pengendalian, dan evaluasi dalam rangka mencegah terjadinya peningkatan penularan COVID-19,”ujar Kasatgas Penanganan COVID-19 yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Ganip Warsito, di Jakarta, Kamis 14 Oktober 2021.

Berikut ringkasan poin perubahan atau tambahan yang diatur dalam SE pengganti SE 18/2021. Terdapat perubahan pengaturan karantina dari 8x24 jam menjadi 5x24 jam untuk seluruh jenis pelaku perjalanan.

Sementara beberapa tambahan pengaturan, antara lain terkait:

1. Kartu/sertifikat vaksin dosis lengkap wajib menyatakan telah divaksin minimal 14 hari sebelum keberangkatan dan dilampirkan dalam Bahasa Inggris selain dengan bahasa negara asal.

Baca Juga: Oknum Polisi Minta Maaf Kepada Pihak Korban Mahasiswa yang Dibanting Hingga Kejang-Kejang

2. Pelaku perjalanan internasional WNA dengan tujuan perjalanan wisata dapat masuk ke Indonesia melalui entry point bandara di Bali dan Kep. Riau. Selain bukti vaksin dan hasil RT-PCR maksimal 3x24 jam, pelaku perjalanan juga wajib melampirkan :

Halaman:

Editor: Dede Murdy


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network