Adakah Kepentingan Antara Pemprov DKI dan Kerumunan Tanah Abang?

- 3 Mei 2021, 00:25 WIB
Kepadatan di Blok B Pusat Grosir Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat pada Minggu, 2 Mei 2021.
Kepadatan di Blok B Pusat Grosir Pasar Tanah Abang Jakarta Pusat pada Minggu, 2 Mei 2021. /Sumber: Antara Foto / Aditya Pradana Putra/

JAKPUSNEWS.com - Terpantau dari media sosial ada kubu pro kontra di warganet saat terjadi keramaian di pasar Tanah Abang Jakarta Pusat, Sabtu 1 Mei dan Minggu 2 Mei 2021.

Lebaran memang tinggal menghitung hari, namun tradisi beli baju untuk hari nan suci saat keadaan masih riuh pandemi Covid-19 di Tanah Abang harusnya bisa diredam masyarakat.

Dilihat dari perilaku, masyarakat ke Tanah Abang masih mementingkan Hari Raya dibanding nyawa?

Baca Juga: Hasil Formula 1 GP Spanyol, Lewis Hamilton Kembali Menangkan Balapan

Tenang saja, Pemprov DKI khususnya Gubernur Anies Baswedan hanya mementingkan penggunaan masker demi penerapan protokol kesehatan di pasar Tanah Abang.

Anies Baswedan tidak menyinggung masalah selain pentingnya pakai masker, memang selebihnya risiko ditanggung masyarakat sendiri.

"Yang pertama adalah masker, kalau yang kita lihat tadi hampir semua menggunakan masker, praktis tidak ada yang tidak menggunakan masker. Itu yang utama," ucapnya saat ditanya wartawan soal penerapan protokol kesehatan para pedagang di Stasiun KRL Tanah Abang.

Baca Juga: Beli BBM Dapat Motor Ducati Monster 1200 dari MyPertamina

Banyak yang menyayangkan tindakan warga yang tak datang dari DKI saja untuk khusus ke Tanah Abang membeli baju baru.

Jaga jarak sudah abai, Pemprov DKI masih menyiapkan sejumlah strategi. Sebab tradisi beli baju lebaran akan tetap terjadi sampai hari raya.

Halaman:

Editor: Anggie Ariesta


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X