Dilarang Merokok, Seruan Gubernur DKI No 8 Tahun 2021, Salah Satunya Tak Boleh Sediakan Asbak

- 15 September 2021, 09:12 WIB
ilustrasi tanda Dilarang Merokok, Jakarta tidak boleh sediakan asbak
ilustrasi tanda Dilarang Merokok, Jakarta tidak boleh sediakan asbak /unsplash.com/Kristaps Solims

Jakpus News - Isi Seruan Gubernur DKI no 8 Tahun 2021. Anies Baswedan keluarkan aturan soal dilarang merokok di sejumlah gedung DKI.

Isi Seruan Gubernur DKI no 8 Tahun 2021
dibuat pada 9 Juni 2021. Dalam rangka meningkatkan perlindungan masyarakat terhadap bahaya merokok.

Selain itu, Anies Baswedan juga mengeluarkan aturan tersebut untuk penurunan risiko penyebaran Covid-19 maka Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyerukan sejumlah hal.

Baca Juga: VNI, Fitur Baru di PeduliLindungi, Apa Saja Gunanya?

Yang utama adalah kepada seluruh pengelola gedung untuk melakukan pembinaan pada kawasan dilarang merokok pada seluruh area gedung di Provinsi DKI Jakarta.

Berikut isi surat Gubernur DKI Jakarta soal Dilarang Merokok:

1. Memasang tanda larangan merokok pada setiap pintu masuk dan lokasi yang mudah diketahui oleh setiap orang di area gedung serta memastikan tidak ada yang merokok di kawasan dilarang merokok. 

Baca Juga: Dispora DKI Jakarta Minta Anies Baswedan Bayar Commitment Fee Formula E Selama 5 Tahun

2. . Tidak menyediakan asbak dan tempat pembuangan puntung rokok lainnya pada kawasan dilarang merokok

3. Tidak memasang reklame rokok atau zat adiktif baik di dalam ruangan (indoor) maupun di luar ruangan (outdoor) termasuk memajang kemasan/bungkus rokok atau zat adiktif di tempat penjualan.

Halaman:

Editor: Dede Murdy


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X