Soal 25 Sekolah Jadi Klaster Covid-19, Temuan Disdik DKI Jakarta Mencenangkan

- 24 September 2021, 16:09 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria sebut sudah surati Kemendikbud terkait data 25 klaster PTM.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria sebut sudah surati Kemendikbud terkait data 25 klaster PTM. /Instagram/@arizapatria/

Jakpus News - Disdik DKI Jakarta kembali menanggapi 25 sekolah jadi klaster Covid-19. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana menelusuri langsung ke lapangan.

Hasilnya mencenangkan. Dalam temuan Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta tidak terdapat kasus Covid-19 di sekolah tersebut.

"Berdasarkan data di lapangan, sejak dimulai PTM Terbatas Tahap 1, tidak terdapat kasus COVID-19 di sekolah tersebut, baik dari peserta didik maupun pendidik dan tenaga kependidikan," terang Nahdiana dikutip Jakpus News dari dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga: Tukul Arwana Pendarahan Otak karena Vaksin Covid-19, Benarkah?

Berdasarkan penelusuran di lapangan, survei yang dilakukan Dirjen PAUD Dikdasmen tersebut adalah survei yang dilakukan kepada responden sekolah dan bukan berdasarkan hasil surveilans Dinas Kesehatan tentang kasus positif yang ditemukan.

Survei tersebut dilaksanakan untuk periode bulan Januari sampai dengan September tahun 2021, sehingga tidak menggambarkan kasus baru pasca PTM Terbatas dimulai.

Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan tes swab antigen secara berkala di sekolah-sekolah yang melakukan PTM Terbatas, untuk melihat positivity rate yang ada di sekolah.

Baca Juga: Manager Tukul Arwana Sebut Kondisi Artisnya Mulai Gerakkan Anggota Tubuh

"Kamipun tetap mengharapkan peran serta dan kolaborasi yang efektif antara guru, kepala sekolah, komite sekolah, dan pengawas sekolah, serta orang tua dan masyarakat  dalam pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat, juga pola hidup bersih dan sehat dalam pelaksanaan PTM Terbatas di sekolah, demi suksesnya implementasi PTM Terbatas di DKI Jakarta," kata Nahdiana.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, menegaskan, kasus yang ditemukan dalam pemberitaan beberapa hari belakangan adalah kasus sebelum PTM Terbatas dimulai.

Halaman:

Editor: Dede Murdy


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X