Kenali Tanda-Tanda Red Flag pada Tahapan Perkembangan Bicara Pada Anak

- 24 November 2021, 16:43 WIB
Kenali Tanda-Tanda Red Flag pada Tahapan Perkembangan Bicara Pada Anak
Kenali Tanda-Tanda Red Flag pada Tahapan Perkembangan Bicara Pada Anak /


JAKPUSNEWS.com - Proses bicara anak kerap kali menjadi kekhawatiran orang tua, khususnya di era pandemi kini, dimana anak-anak memiliki keterbatasan aktivitas bermain bersama teman-teman seumurannya.

Perkembangan bicara terdiri atas bicara reseptif & bicara ekspresif. Reseptif artinya anak mengerti bahwa orang lain mengajaknya berkomunikasi. Ekspresif artinya anak menyatakan pikiran dan pendapatnya dari bentuk yang sederhana sampai yang kompleks.

Sejak lahir, bayi bereaksi terhadap suara. Di usia 3-4 bulan bisa senyum sosial, di usia 4-7 bulan bereaksi terhadap suara (tersenyum, teriak, mengoceh), di usia 8-9 bulan mengerti larangan tidak boleh melalui gesture atau ekspresi wajah wajah ayah /ibunya, di usia 14 bulan bayi mengerti tanpa mimik atau gesture dan di usia 17 bulan dapat menunjuk 5 bagian wajah atau tubuh yang ditanyakan. Itu semua merupakan perkembangan bicara reseptif yang dialami oleh bayi.

Baca Juga: Encanto. Film Terbaru Disney yang Mengisahkan Kisah Keluarga Madrigal yang Penuh Keajaiban, Tawa, dan Haru

Kenali tanda-tanda red flag pada tahapan bicara anak. Waspadai jika bayi usia 0-6 bulan tidak menoleh jika dipanggil namanya dari belakang, dan tidak ada babbling.

Pada usia bayi 12 bulan jika bayi tidak menunjuk dengan jari dan ekspresi wajah kurang.

Pada usia bayi 16 bulan jika tidak ada kata yang berarti. Dan jika tidak ada kalimat 2 kata yang dapat dimengerti pada usia 24 bulan.

Baca Juga: Gojek Swadaya Kembali Hadirkan Beasiswa untuk Anak Driver

“Pantau tanda waspada pada setiap fase perkembangan bicara anak. Secara umum pada usia berapapun, bawalah anak ke dokter jika ia menunjukkan kemunduran dalam kemampuan berbicara atau kemampuan sosialnya,” ujar dr. Dini Adityarini, Sp.A, Dokter Anak dari RSIA Kendangsari MERR Surabaya.

Luh Karunia Wahyuni, Sp.KFR-K, Dokter Anak & Rehab Medik RSIA Bunda Jakarta yang hadir pula pada webinar ini menjelaskan tentang perbedaan gangguan bicara dan gangguan bahasa.

Halaman:

Editor: Andy Aris


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X