Sebelum Sang Istri Wafat, Yasonna Laoly Rapat Bersama DPR: Rapat Kali Ini Lebih Lama Dari Biasanya

- 10 Juni 2021, 17:33 WIB
Istri Menkumham Yasonna Laoly Wafat, Elit Demokrat Ramai-ramai Ucapkan Belasungkawa
Istri Menkumham Yasonna Laoly Wafat, Elit Demokrat Ramai-ramai Ucapkan Belasungkawa /Mantrasukabumi/#RakyatBerkuasa @jovanltconsina

JAKPUS NEWS - Sebelum Sang Istri Wafat, Yasonna Laoly Rapat Bersama DPR pada Rabu, 9 Juni 2021. Ia mengatakan bahwa rapat tersebut terasa lama dari biasanya.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly mengatakan rapat tersebut terasa lebih lama daripada biasanya.

"Rapat kerja bersama Komisi III DPR RI hari ini berlangsung lebih lama dibanding jadwal yang sudah disepakati di awal. Kami di ruangan sampai lewat jam makan siang. Tapi, memang waktu berlalu seperti tidak terasa di rapat ini karena diskusi yang sangat produktif bersama Komisi III," tulisnya di Instagram pribadinya dikutip JAKPUS NEWS dari Instagram yasonna.laoly.

Baca Juga: Isri Menkumham Yasonna Laoly Meninggal Dunia

Dalam rapat tersebut, Yasonna mengemukakan berbagai pembahasan
mulai dari RUU KUHP hingga RUU Narkotika.

"Ada sejumlah diskusi yang bisa ditindaklanjuti berkat masukan-masukan cerdas dari teman-teman Komisi III, seperti misalnya RUU KUHP hingga RUU Narkotika. Sejumlah hal lain pun kami bahas, mulai dari pengawasan keimigrasian dan lalu lintas orang masuk ke Indonesia, penanganan masalah over-crowded di lembaga pemasyarakatan, hingga upaya pemberantasan peredaran narkotika di dalam lapas," tulisnya.

Menkumham juga menjawab beberapa pertanyaan soal penghinaan presiden dan wakil presiden.

Baca Juga: Kemenparekraf Sandiaga Uno Divaksin Astra Zeneca Bersama Para Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

"Saya juga menjawab pertanyaan dari Komisi III tentang pasal penghinaan terhadap Presiden dan Wakil Presiden di dalam draft RKUHP. Saya sampaikan bahwa pasal ini bukan untuk membungkam kritik. Silakan sampaikan kritik atas kebijakan dengan sekeras-kerasnya, bahkan bila perlu silakan tempuh mekanisme konstitusional yang tersedia. Tetapi, jangan sampai menghina harkat dan martabat pribadi. Ada batasan-batasan yang harus kita jaga sebagai bangsa yang menjunjung tinggi adab," katanya. ***

 

Halaman:

Editor: Dede Murdy


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X