PCR Jadi Dilema, Perjalanan Wajib PCR Jokowi Minta Harga Rp300 Ribu, Rakyat Mau Tak Ada PCR

- 27 Oktober 2021, 11:02 WIB
Petugas kesehatan melakukan tes PCR di Jakarta, Senin, 25 Oktober 2021. Polemik tes PCR terus bergulir.
Petugas kesehatan melakukan tes PCR di Jakarta, Senin, 25 Oktober 2021. Polemik tes PCR terus bergulir. /Antara Foto/Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Jakpus NewsPCR (polymerase chain reaction) adalah pemeriksaan yang digunakan untuk mendeteksi material genetika dari sel bakteri atau virus.

PCR diberlakukan semenjak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali dari instruksi Menteri Dalam Negeri No.53 Tahun 2021.

Awal peraturan terbit Harga PCR fantastis dari kisaran Rp900 ribu masa berlaku 2x24 jam.

Adanya pernyataan pemberlakuan semua sarana transportasi wajib menggunakan PCR menjadi isu nasional. Prp kontra bermunculan sampai sampai YLKI (Yayasan lembaga Kisumen Indonesia) ikut keberatan dengan wajib PCR pada perjalan udara. 

Baca Juga: Syahnaz Ungkap Caranya Menjaga Mood Tetap Positif Saat Mencuci Pakaian

Baca Juga: Marina Beauty Journey 2021 Ajak Perempuan Muda Indonesia Berperan Jadi Agen Perubahan

Sehingga  Jokowi memberikan perintah agar harga PCR dirurunkan menjadi Rp300 ribu. Masa berlaku menjadi 3x24 jam.

Harga PCR Rp300 ribu ini sesungguhnya menjadi jalan terbaik setelah selama ini harga PCR yang tidak sama antara satu laboratorium.

Seluruh masyarakat menanti akan pemberlakuan peraturan tentang Harga PCR yang benar benar Standar.

Sebagai informasi di India saja harga PCR hanya 500 Rupee atau  kurang dari Rp100 ribu.

Halaman:

Editor: Dede Murdy


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network