Vaksinasi Belum Maksimal, PPKM Luar Jawa Bali Diperpanjang 23 November-6 Desember, 109 Daerah PPKM Level 3

- 23 November 2021, 07:42 WIB
Koordinator PPKM Luar Jawa Bali Arilangga Hartarto saat menjelaskan perpanjangan PPKM Lecel 3 pada 23 November sampau 6 Desember 2021 di 109 daerah
Koordinator PPKM Luar Jawa Bali Arilangga Hartarto saat menjelaskan perpanjangan PPKM Lecel 3 pada 23 November sampau 6 Desember 2021 di 109 daerah /Instagram @airlanggahartarto_official /

Jakpus News - Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang masa PPKM luar Jawa Bali pada 23 November sampai 6 Desember 2021. Penerapan level PPKM didasarkan pada persentase capaian vaksinasi Covid-19 di masing-masing daerah.

“Dosis vaksinasi yang kurang dari 50 persen dinaikkan menjadi 1 level PPKM. Jadi, terdapat 109 kabupaten/kota di PPKM level 3, kemudian 200 kabupaten/kota di level 2, dan 77 kabupaten/kota di level PPKM 1,” ucap Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam keterangannya selepas rapat terbatas (ratas) yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo.

Airlangga menyebut bahwa secara keseluruhan, kasus aktif besar mencapai 8.126 kasus atau 0,19 persen dari total kasus. Jumlah tersebut sudah menurun dibandingkan puncak kasus sebelumnya. 

Baca Juga: Presidensi G20 Indonesia Diharapkan Bisa Tingkatkan PDB Nasional Hingga Rp7,4 Triliun

Sedangkan, dari segi konfirmasi kasus mingguan, beberapa provinsi di Tanah Air mengalami peningkatan namun masih dalam level asesmen yang sama.

"Kalau kita lihat secara keseluruhan kasus aktif besar 8.126 atau 0,19 persen dari total kasus dan ini sudah turun dibandingkan puncaknya yang lalu hampir 98,58 persen. Kemudian kasus harian itu sebesar 365 kasus dalam 7 hari dan per 21 November 314 kasus, dan di luar Jawa-Bali sebesar 31,53 persen atau 99 kasus, dan Jawa-Bali 215 kasus,” ucap Menko Perekonomian.

Menko Perekonomian menuturkan, kasus reproduktif atau angka reproduktif kasus efektif di Indonesia masih di bawah satu. Namun, dalam dua pekan terakhir terdapat beberapa daerah yang mengalami peningkatan. 

Baca Juga: Kampanye #BijakPlastikSejakDini, Tumbuhkan Kesadaran Lingkungan Agar Bijak Kelola Sampah Pada Anak

“Di luar Jawa-Bali kita lihat bahwa kasus aktifnya ada 4.263 atau 52,46 persen dari kasus nasional sebesar 8.126. Kemudian kasus kematian itu setiap harinya sebesar 3,12 (persen) kemudian kesembuhannya sebesar 96,57 persen,” jelas Airlangga.

"Sumatra recovery rate-nya 96,2 (persen), fatality rate-nya 3,58 (persen), dan kemudian Nusa Tenggara recovery rate-nya 97,41 (persen), fatality rate-nya 2,35 persen. Kalimantan recovery rate-nya 96,75 persen dan fatality rate-nya 3,17 (persen). Kemudian, Sulawesi recovery rate-nya 97,22 (persen) dan fatality rate-nya 2,64 (persen). Maluku, Papua recovery rate 95,90 dan fatality rate 1,75,” lanjut Airlangga.

Halaman:

Editor: Dede Murdy


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X