Lampang FC Minta Maaf Terhadap Kasus Samuel Balinsa, Sekjen PSSI: Bukan Menghambat

- 10 Januari 2022, 20:29 WIB
Pemain Indonesia Todd Ferre yang sudah membela Lampang FC Thailand.
Pemain Indonesia Todd Ferre yang sudah membela Lampang FC Thailand. /Lampang FC/

Jakpus News - Gagalnya pesepak bola asal Papua, Samuel Balinsa untuk berlaga di Liga 2 Thailand, Lampang FC, kini menjadi polemik.

International Transfer Certificate (ITC) menjadi alasan utama Samuel Balinsa gagal merumput di Thailand.

Dalam kasus ini, ITC untuk transfer Samuel Balinsa sejatinya dikeluarkan oleh PSSI. Namun, ITC hanya bisa dikeluarkan setelah Lampang FC melakukan proses Transfer Matching System (TMS).

Baca Juga: Mesut Ozil Gabung di RANS Cilegon, Rafi Ahmad: Kami Sudah Sepakat

Hingga tanggal 7 Januari 2022 atau batas akhir pendaftaran pemain di Liga 2 Thailand, PSSI tidak pernah menerima ITC Samuel Balinsa.

"Jadi itu aturannya. ITC hanya bisa dikeluarkan setelah Lampang FC setelah melakukan proses Transfer Matching System (TMS) dan kemudian dikirimkan ke PSSI. Kami sampai detik ini tidak pernah menerima itu. Jadi bagaimana kami mau mengeluarkan ITC,’’ kata Sekjen PSSI Yunus Nusi.

Menurut Yunus, kesalahan utama terletak pada klub Lampang FC yang gagal mengurus TMS yang seharusnya dilaporkan ke Federasi Sepakbola Thailand, baru kemudian setelah beres diteruskan ke PSSI untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga: Menpora Amali Nobar Sama SBY di Laga Bogor LavAni vs Kudus Sukun Badak Laga Proliga 2022

‘’Jadi jangan menyalahkan PSSI. Bukan PSSI menghambat atau menghalang-halangi sang pemain. Tetapi, semua itu ada aturan dan administrasinya,’’ imbuh Yunus.

Lampang FC pun telah meminta maaf terkait kasus ini.

Halaman:

Editor: Dede Murdy


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network